pilih kemasan
3 TEKNIK PENGEMASAN AGAR PRODUKMU LEBIH TAHAN LAMA

Kemasan memiliki peran yang bisa menambah nilai produk makanan yang kamu jual. Selain sebagai alat promosi, kemasan kamu tentunya harus bisa memberikan proteksi dari pengaruh luar. Seperti pengaruh udara, uap air, serta paparan sinar cahaya matahari langsung. Beberapa faktor tersebut bisa menurunkan shelf life dari produk yang kamu buat. Adapun yang dimaksud dengan shelf life adalah estimasi masa simpan produk makanan sebelum produk tersebut sudah tidak layak konsumsi. Untuk bisa menghindari resiko penurunan shelf life, kamu perlu melakukan teknik pengemasan produk yang tepat. 

Ada beberapa teknik pengemasan makanan yang bisa kamu terapkan. Teknik-teknik ini dapat kamu sesuaikan dengan jenis produk yang kamu jual. Apabila kamu menjual produk seperti makanan ringan berupa keripik, kamu bisa menggunakan metode nitrogen flushing. Sementara untuk produk frozen food yang harus disimpan dalam kulkas kamu bisa menggunakan teknik pengemasan vacuum bag. Berikut penjelasan singkat mengenai setiap teknik pengemasan.

Teknik pengemasan Aluminium Foil

Teknik pengemasan pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengemas produk dengan bahan aluminium foil. Bahan ini bisa meminimalisir masuknya udara dan bakteri sebab bahannya tidak bisa ditembus matahari. Adanya bakteri bisa menimbulkan perubahan aroma seperti bau tengik, perubahan tekstur, juga perubahan rasa pada produk makanan kamu. Hal tersebut bisa terjadi karena adanya udara atau uap air yang datang dari kemasan, ataupun karena sealing kemasan yang tidak tertutup rapat. Oleh karenanya, kamu bisa mengatasi hal ini dengan cara memakai kemasan berbahan aluminium foil untuk meminimalisir resiko-resiko tersebut. 

Teknik Pengemasan Vacuum Bag 

Untuk pengusaha yang bergerak di bidang frozen food, sangat wajib melakukan teknik pengemasan vacuum bag. Sebab keutamaan dari teknik ini memang ditujukan untuk produk frozen food yang harus disimpan dalam waktu yang cukup lama. Dengan menggunakan teknologi vakum, oksigen yang terkandung di dalam kemasan akan dikeluarkan sehingga tidak ada lagi kandungan oksigen yang tersisa di dalam kemasan. Setelah melewati proses vakum, kemasan akan di-sealing menggunakan alat bernama “Vacuum Sealer”. Teknik pengemasan ini bisa meminimalisir kerusakan komposisi gizi dan juga kontaminasi bakteri atas produk yang ada di dalamnya.

Teknik Pengemasan Nitrogen Flushing 

Bagi para pengusaha UMKM yang menjual produk makanan ringan seperti keripik, teknik pengemasan yang bisa kamu lakukan adalah nitrogen flushing. Melalui teknik ini, oksigen yang ada di dalam kemasan akan dikeluarkan dan diganti dengan kandungan nitrogen. Tujuannya adalah untuk menghindari reaksi oksidasi yang dapat membuat produk makanan cepat rusak dan basi. Selain itu, adanya kandungan nitrogen dalam kemasan membuat kemasan kamu menggelembung sehingga bisa menjaga tekstur produk makanan ringan di dalamnya agar tidak mudah hancur.

Jangan Lupakan Jenis Kemasan! 

Selain memperhatikan teknik pengemasan yang digunakan, kamu juga harus memastikan kalau jenis kemasan yang kamu pakai terbuat dari bahan food grade. Sehingga kemasan kamu tidak akan menyalurkan zat berbahaya pada produk yang ada di dalamnya dan tetap aman untuk dikonsumsi. Tentunya kamu tidak ingin produk yang kamu buat dengan bahan berkualitas menjadi berbahaya untuk dimakan, kan?

Beberapa jenis material yang umum digunakan sebagai bahan kemasan adalah plastik. Namun tidak seluruh plastik termasuk ke dalam kategori food grade. Ada beberapa plastik yang aman digunakan sebagai bahan kemasan seperti Polyethylene Terephthalate (PET), Polypropylene (PP), Low Density Polyethylene (LDPE), serta High Density Polyethylene (HDPE). Setiap jenis plastik memiliki karakteristiknya sendiri dan berbeda satu sama lain, sehingga perlu disesuaikan juga dengan teknik pengemasan yang hendak kamu terapkan.

Ketika kamu sedang melakukan teknik pengemasan, kamu juga perlu memastikan bahwa setiap prosesnya kamu lakukan dengan sempurna. Pastikan juga kalau kemasan kamu ter-sealing dengan baik, sehingga tidak ada udara yang masuk ke dalam kemasan. Karena pengaruh udara dari luar bisa menimbulkan perubahan tekstur, rasa, dan aroma dari produk yang ada di dalamnya. Selain untuk melindungi produk kamu dalam perjalanan menuju ke tangan konsumen, teknik pengemasan yang baik bisa membuat produk kamu lebih bertahan lama.

Kalau kamu masih belum bisa melakukan teknik pengemasan dengan baik, jangan khawatir! Ada Supernova Digipack yang siap membantu kamu! Kami bisa menyediakan kemasan fleksibel dalam berbagai bentuk mulai dari kemasan standing pouch, gusset, three block seal, central seal, dan juga vacuum pack. Seluruh kemasan terbuat dari material food grade yang pastinya aman untuk mengemas produk makanan kamu.

Merupakan bagian dari PT. Supernova Flexible Packaging, seluruh tim kami sudah memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dalam bidang pembuatan kemasan fleksibel. Sehingga kamu tidak perlu lagi dengan teknik pengemasan yang kami miliki, juga kualitas kemasan yang kami hasilkan! Supernova Digipack pun sudah tersertifikasi FSSC 22000 Food Safety Management sehingga seluruh proses produksi telah sesuai dengan standar prosedur pangan.

Sebelum melakukan teknik pengemasan, tim kami akan melakukan proses pembuatan kemasan terlebih dahulu agar bisa menghasilkan kemasan yang berkualitas tinggi. Berikut tahapan dari setiap prosesnya:

1. Tahap Printing

Sebelum memasuki proses yang melibatkan teknik pengemasan, pertama-tama kemasan kamu akan dicetak terlebih dahulu dengan desain yang kamu berikan. Supernova Digipack menggunakan mesin digital printing terkini yaitu HP Indigo 20000 sehingga bisa menghasilkan cetakan kemasan berwarna tajam, kontras, dan tidak mudah luntur.

2. Tahap Laminasi

Setelah desain kamu tercetak dengan sempurna pada lapisan muka kemasan, tim kami akan memasuki tahap laminasi. Dimana lapisan-lapisan film yang ada akan disatukan menggunakan adhesive. Penyatuan lapisan ini sangat penting. Sebab apabila lapisan tidak merekat dengan baik satu sama lain, teknik pengemasan tidak bisa dilakukan secara sempurna.

3. Tahap Slitting dan Bag Making

Apabila lapisan film telah disatukan dengan baik, tim kami akan melakukan proses slitting. Pada tahap ini, rol kemasan akan dipotong menjadi bagian yang lebih kecil sesuai dengan kebutuhan memakai mesin slitting. Nantinya, kemasan yang telah dipotong ini akan memasuki proses bag making untuk diproses menjadi bentuk yang diinginkan seperti bentuk central seal, standing pouch, dan sebagainya. Pastikan kalau teknik pengemasan yang dilakukan sesuai dengan bentuk kemasan yang kamu pilih, ya! 

Bagaimana? Mulai tertarik untuk melakukan teknik pengemasan agar produk kamu lebih tahan lama? Kamu juga bisa menambahkan fitur zipper lock untuk memberikan proteksi lebih pada produkmu lho! Selain itu, zipper lock pun bisa semakin memudahkan konsumen ketika mengonsumsi produk yang kamu jual. Sebab konsumen bisa dengan mudah membuka kemasan dan langsung menutupnya kembali.

Jadi tunggu apa lagi? Yuk pesan kemasan kamu sekarang hanya di Supernova Digipack! Untuk Minimum Order Quantity (MOQ) hanya 500 pcs saja lho! Harga yang ditawarkan pun pastinya sangat bersahabat. Untuk informasi lebih lengkap dan pemesanan kunjungi website Supernova Digipack ya!


Whatsapp